Ada Kebijakan baru dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Kementerian Perhubungan terkait perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru atau yang disebut sekarang ini dengan istilah new normal. Oleh karenanya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi masyarakat jika ingin bepergian ke luar daerah.

Berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 No. 7, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika ingin berpergian dalam negeri. Yang pertama, individu yang melaksanakan perjalanan orang dengan kendaraan pribadi bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Persyaratan bagi orang yang ingin melakukan perjalanan baik dengan transportasi darat, laut dan udara harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1. Menunjukkan identitas diri yang berlaku,
2. Menunjukkan surat hasil uji tes PCR dengan hasil negatif berlaku 7 (tujuh) hari atau surat keterangan uji Rapid Test dengan hasil non-reaktif berlaku 3 (tiga) hari pada saat akan berangkat,
3. Menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa dan sejenisnya yang dikeluarkan dokter rumah sakit atau puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR atau rapid-test.

Jadi, jika kita hitung secara kasar, ada tambahan biaya jika kita akan bepergian keluar kota, seperti biaya pemeriksaan kesehatan diatas, yang menurut beberapa sumber mengatakan tidak gratis jika kita mengajukan untuk keperluan perjalanan pribadi.

loading...